"Nulung Kanu Butuh, Nalang Kanu Susah."
Salaka Studio adalah usaha kecil dan mandiri dari Sobang, Banten. Kami membangun tools audio engineering — bukan karena kami ahli, tapi karena kami percaya hal yang berguna seharusnya bisa diakses semua orang.
Salaka Studio tidak lahir dari rencana bisnis. Ia tumbuh dari rasa ingin tahu — rasa ingin tahu yang sama yang dulu mendorong anak kecil dari Sobang membuat proyektor dari cahaya matahari dan lensa bekas hanya supaya bisa nonton film.
Besar tanpa listrik sampai SMP, belajar elektronika dari buku pemberian mamang, selamat dari gempa di Padang, magang ke mentor di Bandung — semuanya jadi fondasi dari apa yang Salaka Studio adalah hari ini.
"AI membantu menulis. Salaka menentukan arah."
— Filosofi pengembangan produkKami masih dalam proses belajar. Produk yang kami buat tidak sempurna. Tapi ia jujur — dibuat dengan niat yang sungguh, untuk orang yang nyata, dari tempat yang nyata.
Mulai belajar mandiri pengukuran akustik dengan ECM8000 dan Smaart.
Naik motor 200km ke Bandung magang ke Pak Emir Widya. Belajar Smaart, FIR, dan DSP.
Ide jadi aplikasi nyata — dibangun dengan bantuan AI, diuji di lapangan.
$2.000 kredit Google Cloud. Dari Sobang ke program startup Google.
Penjajakan kerjasama dengan SPL Audio Professional. Perjalanan terus berlanjut.
Berakar di Salakanagara — kerajaan tertua yang tercatat di Nusantara, ~5km dari tempat kami bekerja hari ini. Salaka berarti perak dalam bahasa Sunda kuno.
Modular. Sederhana. Mudah dipakai. Tools yang dibangun dari pengalaman lapangan nyata — bukan dari buku teks.
Orang bisa menyalin tampilan. Orang bisa menyalin fitur. Tapi mereka tidak bisa menyalin alasan kenapa Salaka dibangun. Itulah yang memberi jiwa pada sebuah proyek.
Layanan audio profesional — instalasi, tuning, dan optimasi sistem. Dijalankan oleh Mang Yadi, mitra mandiri yang mengadopsi nama Salaka di jalannya sendiri.
Layanan audio dengan spesialisasi mixing, tuning, dan DSP setting. Entitas mandiri yang tumbuh dari semangat yang sama dengan Salaka Studio.
Salaka Audio Solution dan Salaka V-Link bukan cabang resmi dari Salaka Studio. Mereka adalah sahabat-sahabat mandiri yang memilih berjalan di bawah nama yang sama — karena spiritnya terasa sama bagi mereka.
Salaka Studio lahir dari keyakinan bahwa hal yang berguna seharusnya bisa diakses semua orang. Kami masih belajar. Kami masih kecil. Tapi setiap langkah yang kami ambil, kami harap membawa manfaat bagi sesama.
Soal audio, teknologi, kolaborasi, atau sekadar berbagi cerita — kami selalu terbuka.