Salaka Studio membangun perangkat lunak audio engineering berbasis AI yang memecahkan masalah nyata teknisi suara Indonesia — dari akar rumput, untuk semua.
Software audio profesional berharga jutaan rupiah dan sulit digunakan. Teknisi suara di Indonesia — khususnya di daerah — tidak punya akses ke tools yang layak untuk alignment dan FIR filter design yang presisi.
Teknisi audio profesional dan semi-profesional di Indonesia, operator sound system event, studio produksi, dan integrator sistem audio yang membutuhkan tools presisi tanpa biaya tinggi.
Industri audio Indonesia berkembang pesat namun masih didominasi tools impor mahal. Salaka Studio hadir sebagai solusi lokal berbasis AI — dikembangkan sepenuhnya menggunakan Google AI Studio dan Google Antigravity.
Analisis fase otomatis dengan deteksi polarity, kalkulasi delay presisi, dan scoring alignment real-time. Mendukung Blanking, Smart Weight, dan Re-Analyze. Import langsung dari Smaart ASCII export.
Kalkulasi alignment untuk konfigurasi End-Fire, Gradient CSA, dan Inverted Stack. Input temperatur, design frequency, dan spacing — output delay time presisi dan max rejection frequency otomatis.
Desain FIR filter lengkap dengan visualisasi Magnitude Response, Phase Response, dan Time Domain. Window type Rectangular, Hann, Blackman. Coherence Gate aktif. Ready to Export ke DSP.
Tersedia untuk Windows 10/11. Tidak diperlukan instalasi rumit.
Salaka Pro saat ini sedang dalam tahap penjajakan kerjasama dengan salah satu distributor dan produsen peralatan audio profesional terkemuka di Indonesia. Produk kami telah berhasil diuji dan divalidasi di lapangan oleh komunitas teknisi audio, dengan hasil alignment yang terverifikasi pada sistem DSP Marani.
Audio engineer berpengalaman lebih dari satu dekade di lapangan. Pernah bekerja di industri elektronik dan speaker custom, dengan spesialisasi di pengukuran akustik menggunakan Smaart Live, instalasi sistem audio profesional, dan kini memimpin pengembangan software audio berbasis AI. Membuktikan bahwa seorang non-programmer pun bisa membangun tools profesional dengan bantuan kecerdasan buatan.
Salaka Studio lahir dari keyakinan bahwa teknologi tinggi harus bisa diakses oleh semua orang — bukan hanya mereka yang mampu membeli software mahal. Nama kami terinspirasi dari Salakanagara, kerajaan tertua yang tercatat di Nusantara, yang berdiri di tanah yang sama dengan tempat kami berkarya hari ini.
Kami terbuka untuk diskusi teknis, kerjasama bisnis, atau pertanyaan tentang Salaka Pro.